Info Iklan

Sedikit Tips


Saya pengen sedikit bercerita mengenai pengalaman saya. Cerita tentang sepupu saya yang sangat tertarik pada dunia fotografi sejak SMA, dan sekarang Ia sudah duduk di bangku perkuliahan di universitas ternama di Jakarta Barat. Ia ingin sekali memiliki camera DSLR seperti layaknya fotografer muda nan handal dan berbakat. Suatu hari, pada malam hari lebih tepatnya, tiba-tiba Ia datang ke rumah menanyakan (istilah gaulnya curhat) tentang camera DSLR. Tanpa basa-basi-busuk ini anak langsung nanya, ”sebaiknya gw beli camera apa ya ya’? bingung nihh mau beli merk apa? Menurut lo?”, hhmm... *jeggeeeeerrrr.... pasang muka blo’on* ..awalnya sedikit bingung sihh mau jawab apa, karena setiap orang pasti punya pandangan yang beda, termasuk saya pastinya. Laluu.. Saya reflek menjawab dengan jawaban yang sangat idealis, saya bilang, ”karna gw agamanya adalah merk berinisial C, jadi menurut gw yaa.. camera yang keren itu yaa camera berinisial C itu..”, makin bingung lah spupu saya.Tapi jawaban itu bakalan beda jika sepupu saya bertanya kepada pengguna camera merk lain seperti merk yang berinisial N dan S. Kalo kita ngomongin soal merk, mungkin nihh.. gak nyelesain masalah kebingungan yang lagi di alamin sepupu saya itu, karena merk di luar sana buaaaanyak, kita bisa pusing mau milih yang mana. Nah, sebaiknya milih apa donk ?? huff.. Setelah browsing di dunia maya.. akirnya saya menemukan jalan keluar yang lumayan membantu kesulitan sepupu saya…

Ada sedikit tips dari bapak-bapak fotografer di luar sana yang memberi masukan, kaya yang di bawah ini :

Kamera Digital mempunyai jenis yang bermacam-macam dan fitur yang terkadang membuat kita bingung untuk memilih sesuai dengan kebutuhan kita.Memilih kamera sebenarnya gampang-gampang susah terutama bagi pengguna yang masuk kategori pemula atau amatir. Oleh karena itu, tips ini sangat berguna bagi calon pengguna kamera sebelum memilih kamera digital yang diinginkan. Berikut beberapa tips sebelum berburu kamera digital.

Resolusi
Gambar digital dibuat oleh titik-titik yang disebut piksel. Resolusi adalah banyaknya piksel yang bekerja sama membuat suatu foto. Semakin besar resolusi akan memproduksi foto yang juga lebih baik. 




Pastikan fitur pendukung lainnya
Sebelum membeli, pastikan kamera digital pilihan kamu memilih beberapa fitur pendukung seperti kemampuan memori tambahan. Ini untuk memperbesar gudang penyimpanan foto kamu.. 


Lampu kilat (flash)
Rata-rata produk kamera digital dilengkapi dengan lampu kilat yang terintegrasi.
Ada yang otomatis atau perlu menekan tombol on untuk menjalankannya. Flash berguna sebagai pendukung cahaya. Gambar yang diambil dalam kondisi agak gelap dapat tetap tampil maksimal dengan bantuan lampu menyilaukan. Jangan lupa tanyakan, apakah pada camera yang ada pilih ada pilihan untuk red-eye ??



Layar LCD
Layar LCD di bagian belakang kamera digital memudahkan Anda melihat obyek. Di sini Anda juga bisa melihat dan menghapus gambar yang tidak diinginkan. Pilih layar LCD dengan kandungan resolusi yang cukup besar sehingga warna yang tampil lebih natural. Ukuran layar juga berbeda-beda. Pastikan layar tidak terlalu kecil, sehingga gambar bisa tampil maksimal. 




Self-timer
Self timer biasanya bisa mencapai 10 detik. Selain memudahkan memotret gambar, fitur ini juga berguna untuk mengambil gambar dalam keadaan cahaya yang kurang karena bisa mengurangi guncangan akibat tekanan pada tombol pengambilan gambar. 




Daya tahan baterai
Kalau tak ingin kesenangan terputus gara-gara baterai loyo, kamu perlu memperhatikan berapa lama sumber listrik ini bisa bertahan. Memilih baterai yang bisa diisi ulang (rechargeable) adalah tindakan bijaksana dan lebih hemat. 





Koneksi
Perhatikan apakah kamera digital kamu bisa berhubungan dengan perangkat digital lainnya seperti televisi, printer, PC atau Mac. Kamu akan tertolong dengan adanya USB kabel. Kamu juga bisa mencetak gambar dengan bantuan kabel USB. Beberapa kamera digital sudah mendukung PictBridge yang membuat kamu leluasa mencetak gambar langsung dari kamera digital meski mereknya berbeda. 



Kalkulasi harga
Jangan lupa untuk mengkalkulasi harga perangkat pendukung lainnya seperti baterai isi ulang dan adapter AC.


Bandingkan harga dan garansi
Jangan hanya terpikat pada satu toko saja. Kalau ada waktu luang tidak ada salahnya kamu melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli. Margin keuntungan yang berbeda menjadi sumber mengapa harga yang kamu temui di toko yang satu tidak sama dengan yang lain. Perhatikan juga garansi.


Jadiiii.... Jangan hanya terpikat pada bentuk tubuh yang menggoda tapi perhatikan isi atau fitur yang ada di dalam suatu produk. Nah, tips di atas udah melengkapi jawaban untuk semua yang ingin membeli camera DSLR. Jangan termakan iklan yang berlebihan, survey dengan perlahan tapi pasti, heehee... Buat temen-temen yang punya masalah yang sama kaya sepupu saya, atau punya masukan buat sepupu saya, silahkan loh kasih komennya..
^^
READ MORE - Sedikit Tips
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Terimakasih Untuk Semuanya ...

Alhamdulillah.. Dengan penuh semangat dan giat dalam membuat blog ini.. akhirnya tidak sia-sia, berkat semua, saya mendapatkan hasil yang baik dan respon lebih dari semuanya.. kususnya atensi-atensi yang telah diberikan kepada teman-teman yang selalu membantu memberi masukan agar blog saya terlihat menarik, dan kepada teman-teman blogger yang mau berkunjung ke blog saya.. Pada akhirnya, tujuan pembuatan blog ini selain ingin memperluas jaringan untuk mendapatkan ilmu dari semua kalangan, blog ini juga bagian dari tugas kuliah saya pada mata kuliah CYBER MEDIA yang mendapatkan hasil yang baik, yaitu masuk dalam 13 blog terbaik di fakultas Ilmu Komunikasi Budi Luhur kususnya mata kuliah cyber media.. Saya sangat berterima kasih pada dosen cyber media, Salman Alfarizi, yang telah membimbing untuk membuat sebuah blog dengan tampilan yang menarik dan telah memilih blog saya sebagai 13 blog terbaik. Saya berharap, tidak hanya sampai disini, saya ingin terus meng-update blog saya setiap saat, dan yang pasti saya ingin terus berkarya dalam hal apapun, kususnya di blog saya dan di blog-blog lainnya yang sudah men-support saya.. Terimakasih untuk semuanya.. GBU... ^^
READ MORE - Terimakasih Untuk Semuanya ...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Belum Terlambat... Buruan Ikutan !!!

BLUEPRINT ONstage Photo Competition 2009 Indocomtech, JHCC, Jakarta 04-08 November 2009

ONstage

Tanggal: 04 - 08 November 2009
Peserta: Pengunjung Indocomtecth 2009

Hadiah:
Fotografer Juara I: Rp. 5.000.000,-
Fotografer Juara II: Rp. 2.000.000,-
Fotografer Juara III: Rp. 1.000.000,-

Foto Model I: Rp. 1.000.000,-

Tata Cara ONstage (Tema Hiphop)
  • Pemotretan harus dilakukan di stage BLUEPRINT pada pameran INDOCOMTECH 2009, JCC, Jakarta, tanggal 04-08 November 2009
  • Peserta menyerahkan 1 (satu) kupon BLUEPRINT PHOTOGENIC COMPETITION untuk setiap foto yang hendak diperlombakan.
  • Kupon dapat diperoleh dengan pembelian 1 (satu) pack Tinta Refill Starter Pack BLUEPRINT seharga Rp. 20.000,-
  • Penyelenggara bias meminjamkan kamera digital SLR.
  • Peserta boleh membawa kamera masing-masing
  • Penyelenggara menyediakan beberapa pilihan foto model.
  • Peserta boleh membawa foto model masing-masing.
  • Peserta tidak diperkenankan memanipulasi foto yang akan diperlombakan dengan cara apapun.
  • Peserta hanya boleh memotret satu model pilihannya per hari.
  • Peserta boleh datang setiap hari pameran.
Tata Cara Umum (Berlaku untuk OFFstage dan ONstage)
  • Setiap peserta berhak memasukkan maksimum 3 (tiga) karya untuk diperlombakan.
  • Foto akan dicetak dengan tinta BLUEPRINT di atas kertas BLUEPRINT Photo Paper 210 ยต
  • Panita berhak mendiskualifikasi karya yang dianggap mengandung SARA.
Kurator
Penilaian dilaukan oleh Tim Kurator yang terdiri dari:
1. Darwis Triadi - Indonesian Photografer
2. Dedy Irvan - Chip Foto Video
3. Pihak Blueprint

Hasil penilaian adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat

Gallery
Foto OFFstage yang lolos seleksi dan seluruh foto ONstage dapat dilihat di stand BLUEPRINT pada pameran Indocomtech - JHCC Jakarta, 04-08 November 2009.


Penilaian & Pengumuman
Penilaian ONstage dilakukan pada hari Minggu, 08 November 2009 mulai pukul 18:00 WIB. Pemenang akan diumumkan pada akhir pameran Indocomtech.

Sponsored by:
Chip Foto-Video Digital
Fotografer.net
Indonesia Photographer Magazine

Informasi lebih lanjut: info@blueprint-indonesia.com, Hotline: 08882620887
atau dateng aja langsung k JHCC !! ^^
 
 

READ MORE - Belum Terlambat... Buruan Ikutan !!!
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Editan ?? Butuh Gak sih ??

Tampilan sebuah foto pasti gak lekang dari yang namanya keindahan.
Kalau tema dan konsep nya 'dapet', pasti foto itu gak jauh dari pujian..
Asal foto itu menarik dan punya nilai plus (dalam hal ini konsep dan pesannya bagus), foto dijamin bisa 'make money'.. Gak percaya ?? Coba aja !!


Nah.. terkadang.. foto bisa punya nilai plus menggunakan sentuhan 'editan' agar foto yang dihasilkan lebih terlihat dramatis dan hidup..
Kalau ditanya, "butuh gak sih foto itu di edit ??" ...
Jawabannya pasti pro dan kontra, tergantung kita bertanya ke siapa, ya gak ??
Jika bertanya kepada para ahli foto jurnal, jelas jawaban mereka pasti kontra. Karena menurut jurnalis (wartawan media cetak kususnya), foto yang bagus adalah foto yang natural, tanpa ada sentuhan editan. Mereka menganggap foto merupakan sebuah karya yang menunjukkan realitas. Jika foto di edit, foto akan terlihat tidak nyata dan cenderung dilebih-lebihkan..
Pernah saya lihat di sebuah blog seseorang di luar sana, saking antinya, Ia menyerukan "STOP PS" *ngerti kan maksudnya PS* Waduuuu.. segitunya yaa ?? ck,ck,ck *sambil geleng2*
Tapiiiii... kalau kita bertanya pada para ahli foto mode, pre-wedding or wedding party.. jelas jawabannya PASTI pro. Iyalah.. karena foto yang mereka ambil HARUS mengunakan sentuhan yang namanya 'editan' itu tadi.. Karena mereka ingin nunjukin keindahan dari sebuah foto dengan memainkan warna dan sebagainya agar foto terlihat sempurna dan nyata. Perbedaan nyata disini adalah, jika seorang jurnalis memandang 'nyata' itu adalah peristiwa atau kejadian yang ada disekililing kita yang terjadi sesuai dengan fakta sebenarnya, tetapi kalau pandangan seorang fotografer mode, 'nyata' menurut mereka adalah keindahan visualisasi yang ada pada sebuah objek. Mereka biasanya menggunakan objek yang di setting sesuai dengan konsep, dan mereka lebih menggunakan alat-alat pendamping camera, seperti lighting, reflektor, dsb.

Dari pernyataan di atas, bisa saya simpulkan bahwaaaa... kalau foto butuh atau tidak di edit, jawabannya adalah tergantung kebutuhannya. Tapi menurut kalian yang membaca.. bagusan mana ?? foto yang mengandung sentuhan editan atau foto yang apa adanya ??
READ MORE - Editan ?? Butuh Gak sih ??
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Apa Bedanya ??

foto.. foto. foto.. dan foto..
yang udah-udah.. pasti pada tau kan foto itu ada foto jurnal..
ngomongin soal jurnal, apa sih foto jurnal ??
Menurut Frank P. Hoy, dalam bukunya yang berjudul Photojournalism the visual approach, foto jurnalistik adalah "komunikasi melalui foto (communication photography)". Nah, maksudnya.. komunikasi yang dilakukan akan mengekspresikan pandangan wartawan terhadap suatu subjek, tetapi pesan yang disampaikan bukan merupakan ekspresi pribadi.
Foto jurnalistik adalah komunikasi dengan orang banyak (mass audiences). Berarti pesan yang disampaikan harus singkat dan harus segera diterima orang yang beraneka ragam.
Foto jurnalistik tidak lain adalah sebuah berita yang disajikan dalam bentuk foto. Bisa sebagai pendamping tulisan, bisa pula secara tunggal dengan tulisan minim mendampinginya. Jumlahnya pun bisa satu dan bisa pula lebih, tergantung dari keperluan dan kelayakannya.
Foto jurnalistik atau foto berita memiliki bahan garapan yang sangat beragam, mulai dari sebuah kampung yang kumuh, hingga sebuah resepsi yang kemilau di gedung megah. Foto jurnalistik harus bisa memberi pengertian atau informasi baru mengenai tempat-tempat serta kejadian yang belum pernah didatangi atau diketahui publik. nahh.. Itu sebabnya pernah dilukiskan, bahwa tujuan foto jurnalistik adalah “melihat untuk sejuta mata".
Woaaa.. dari kata-kata sakti di atas, udah bisa liat kan foto jurnal seperti apa.. iyaa kan ?? iyaa doonk ??
Setelah ngebahas definisi foto jurnal.. ternyata.. foto jurnal terbagi menjadi beberapa kategori loh..
ada yg namanya foto esai n foto stori !!
Banyak yang bilang foto esai dengan foto stori gak ada bedanya... tapi buktinya.. bedaaaa tipiss...
mau bukti ??
Kedua kategori itu sama-sama memiliki beberapa foto (lebih dari satu foto jumlahnya) dalam satu tema. Dan kedua-duanya memiliki narasi pada fotonya. Kedua-duanya pula adalah foto yang memiliki gabungan unsur berita dengan features. Kalo gitu apa bedanya ??
Ternyata.. foto esai dengan foto stori memiliki perbedaan di bagian alur ceritannya dan pengambilan gambarnya..
kalo foto stori bersifat kontinu.. maksudnya bersambung dari foto pembuka hingga foto penutup..
Contoh aja kaya sebuah kronologis or biografi seseorang. Kaya foto di bawah ini,






















 

































bisa digambarkan pada foto dia atas, foto pertama (sebagai pembuka) dengan foto-foto selanjutnya saling menyambung yg membentuk sebuah cerita yang utuh.
Tetapi, jika kita membicarakan foto esai, foto esai tetap memiliki satu tema, pada dasarnya pengambilan gambar yang di ambil tidak seperti foto stori yang sifatnya kontinu.. tetapi justru foto esai hanya menggambarkan suasana atau kondisi atau peristiwa yang terdapat pada konsep yang telah dibuat oleh si fotgrafernya. setidaknya gambar hanya mewakili narasi yang ada.
Seperti foto pada harian TEMPO di bawah ini,


Lihat dehh, pasti kliatan perbedaannya.. Foto di atas gak nunjukin sebuah aktifitas keseharian.. tetapi menggambarkan aja keadaan sebenernya (pada objek).
Nah, buat yg mau bikin foto semacem ini, jangan sampe kebalik nentuin atau namain kategorinya.
Harus bisa ngebedain !! Nanti biar kalo ditanya, kita bisa ngejelasin dehh..
Mudah2an dari informasi yang gw kasih ini, bisa bikin kalian-kalian yang suka foto nyoba ngebuat foto esai n foto stori.
Gud Luck yaa !!
READ MORE - Apa Bedanya ??
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Wanita juga BISA (Women on TOP)

"Wanita adalah sosok yang lembut penuh perhatian dan memiliki ke-istimewaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh kaum laki-laki, yaitu manusia yang diciptakan sebagai makhluk yang mampu mengandung 9 bulan anaknya dan melahirkan penerus bangsanya.
wanita kini adalah seorang yang berjasa dan berjiwa kuat.
Wanita kini mampu menyamai kaum laki-laki yang hebat.
Dari waktu ke waktu, wanita kini lebih kritis dan kreatif dalam memaknai segala hal.
Wanita adalah sosok yang mampu mempengaruhi kehidupan sosial maupun politik.
Wanita kini mampu berdiri sendiri.
Wanita kini dapat merubah derajatnya menjadi lebih baik."



Dari pernyataan di atas... Lihat teman-teman !!!
Betapa hebatnya seorang wanita jaman sekarang...
Apa yang dilakukan oleh seorang laki-laki, kini wanita pun mampu melakukan apa yang dilakukan laki-laki.
Betapa bangganya kita sebagai seorang wanita.
Kita patut bersyukur menjadi seorang wanita, karena wanita mempunyai banyak hal yang berprestasi dan sudah mandiri dalam kehidupannya.
Tetapi dengan itu, kita sebagai seorang wanita janganlah pernah melupakan kodratnya, yaitu yang nantinya akan menjadi seorang Ibu dan berkecimpung dalam hal masak-memasak (ujung-ujungnya DAPUR).


Jika kita membahas tentang wanita yang hebat dan berprestasi, kita punya contoh seorang wanita sukses yang bisa kita banggakan.
Seorang wanita yang memiliki talent yang luar biasa bernama Nicoline Patricia Malina. Ia adalah sosok wanita yang kreatif dalam bidang fotografi. Profesinya sebagai fotografer muda dan berbakat menuntun Ia ke jalur kesuksesan. Wanita yang lahir di Surabaya pada 6 Desember 1983 ini sudah memiliki karya-karya yang tak kalah hebatnya dengan fotografer laki-laki, maka tak heran Ia mendapatkan banyak penghargaan dimana-mana (dalam negeri maupun luar negeri).
Yang kita tau, profesi seorang fotografer kebanyakan adalah kaum laki-laki, tapi kenyataannya Nicoline menepis statement tersebut. Justru Ia mampu mengalahkan fotografer laki-laki yang professional.


Wanita lulusan Hogeschool Voor The Kunsten Utrecht, Belanda, ini mampu membidik lensa camera dengan cantik yang akhirnya menghasilkan karya foto yang unik dan memiliki ciri khasnya sendiri. Karakter yang tegas dan bermain bayangan muncul dalam foto-foto Nicoline, seperti antara lain pada "Woman on Top", pada pameran tunggalnya yang disponsori Amica di Senayan City beberapa waktu lalu. Hampir semua obyeknya adalah perempuan. Nicoline adalah salah satu fotografer lepas dan spesialisasi mode yang saat ini paling laris. Kliennya adalah majalah-majalah gaya hidup, perusahaan dan iklan produk yang berhubungan dengan mode. Menurutnya, Ia memperlakukan kamera bukan sebagai barang atau obyek, tetapi sebagai benda hidup. Ia selalu memasukan karakter fotonya dengan ide dan realitas *hhmmm.. ck,ck,ck* Gak heran kalau dia dinobatkan sebagai fotografer wanita muda yang handal berbakat.



Wahh.. dari pernyataannya saja sudah membuat kita terpukau, bukan ??
Jadi, bagi yang merasa menjadi laki-laki, jangan men-generalisasi wanita, kalau wanita itu lemah, cengeng dan tidak pintar. Buktinya di luar sana, justru mungkin disekitar teman-teman.. dan malah disebelah teman-teman sekarang saat membaca blog ini, adalah seorang wanita yang hebat, yang sama seperti Nicoline Patricia Malina.
Jadi (lagi), jangan pernah meremehkan seorang wanita. Karena wanita kini BISA, BISA dalam segalanya !!!

Bagi yang tertarik ingin melihat profil Nicoline lebih jelas atau mungkin ada yang ter-inspirasi dengan karyanya, cek aja web-nya di www.nicolinepatricia.com !!!
READ MORE - Wanita juga BISA (Women on TOP)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Karya Anak (Muda) Bangsa (Indonesia)


Semakin canggihnya teknologi di dunia ini membuat semua yang dilakukan menjadi mudah dan indah. Salah satunya itu komunikasi dengan informasi. 2 point tsb penting banget dalam kehidupan kita kan? Nah.. ketika informasi yang disampaikan ke orang banyak pasti kan butuh proses. Kendalanya kalo engga jarak pasti waktu. Jaman dulu mau ngirim pesen aja musti k kantor pos dulu, tapi kalo sekarang tinggal ngetik aja di handphone (HP) juga udah bisa tanpa nunggu berhar-hari. Ibaratnya udah engga perlu lagi ke kantor pos sgala, jamannya udah beda, segalanya bisa kilat. Selain lewat hp pesan juga bisa melalui media massa. Gak usah disebut kalian semua juga udah tau kan media masaa itu apa aja?? yang lebih kreatifnya lagi nih.. pesen atau suatu informasi dapet disampai'in melalui sebuah karya foto lho. Mau itu menyampaikan pesan moral atau tentang kebudayaan, pokonya dengan sebuah foto pesan dapat disampaikan secara mendalam dan konkrit. Asal foto punya pesen penting, dijamin pesan yang bakal disampaikan pasti berhasil menarik perhatian orang-orang (khalayak).

 
Setelah ngomongin komunikasi dan foto, ternyata dunia foto di Indonesia sangat berkembang dari tahun ke tahun, dari yang tua ampe yang muda, semua berlomba-lomba saling nunjukin hasil karyanya. Yang lebih bagusnya niy.. anak muda jaman sekarang udah banyak yang jago moto, udah bisa ngalahin yang namanya 'fotografer berbakat (profesional)' yang notabennya tua-tua.. hee.. *piss dulu ahh* kerennya lagi.. malah ada juga anak SD yang jago moto lho.. *beri tepuk tangan yang meriah.... teplok..teplok.. horeeee* hhmm.. kita patut bangga tuh.. *kita kesampingin si anak SD ini* trus.. Saking kreatifnya si anak muda ini, mereka biasanya buat komunitas foto sendiri. Bayangin gimana serunya anak muda sekarang, mereka bikin sebuah wadah sendiri untuk meng-eksplor talent-nya. Dalam komunitas tsb kegiatannya kalo gak hunting foto, bikin pameran dan bikin forum. Mereka yang suka foto biasanya gak jauh dari dunia jurnalis atau wartawan (yang lebih jelasnya anak komunikasi), dunia foto justru udah merambah ke orang-orang di luar dari seorang jurnalis. Lebih asiknya mereka dari anak yang kerjaannya di depan komputer mulu (dalam hal ini anak Fakultas Teknologi Informatika). Misalnya kaya komunitas anak muda yang satu ini, mereka punya talent dalam bidang foto, mereka asalnya dari anak fakultas TI di sebuah kampus yaitu Universitas Budi Luhur Jakarta. Awalnya mereka cuma iseng moto-moto, akirnya mereka ketagihan juga. Tanpa disengaja mereka buat sebuah komunitas foto yang di namain D'Light Photography. Komunitas ini kebentuk pada tanggal 5 mei 2009, walaupun terbilang baru, tetapi karya mereka unik dan kreatif.







Komunitas yang beranggotakan lebih dari 5 orang ini adalah anak muda yang mencintai dunia fotografi. Mereka sangat terbuka banget sama siapa pun yang pengen bergabung. Menurut mereka sebuah foto itu dapat menggambarkan seribu kalimat, maka mereka sangat menghargai sekali sebuah moment dan juga foto emosi diri seseorang. Lihat teman-teman.. harus di contoh, mereka punya kegiatan yang positif.












































































Gimana menurut teman-teman dengan karya foto mereka? bisa dibilang sangat kratif, bukan?
Sebagai anak (muda) bangsa (Indonesia) seharusnya bisa ngelakuin hal-hal semacem ini, patut kita ikutin.
for all young people, keep working!

Bagi teman-teman yang pegen tau lagi tentang mereka, langsung aja jon grup nya di facebook..!!
http://www.facebook.com/group.php?gid=172877285516&ref=ts
READ MORE - Karya Anak (Muda) Bangsa (Indonesia)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Info Iklan



Adsense Indonesia